Surah Taha Ayat 30

Taha

هٰرُوْنَ اَخِى ۙ

(yaitu) Harun, saudaraku,

Tafsir QS. Taha Ayat 30

Tafsir Ringkas Kemenag

Sesudah memohon penyempurnaan dirinya, Nabi Musa memohon pengukuhan diri melalui keluarganya. Dia berkata, “Wahai Tuhanku, dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku guna meringankan tugasku menyampaikan risalah-Mu. Aku berharap Engkau mengangkat Harun, saudaraku, sebagai penyokongku. Teguhkanlah kekuatanku dalam berdakwah dengan adanya dia di sampingku, dan jadikanlah dia teman dalam urusanku menyampaikan risalah kepada Fir‘aun dan kaumnya.

Tafsir Kemenag

Ayat ini menerangkan bahwa Musa a.s. mengusulkan agar yang diangkat menjadi pembantunya itu ialah Harun, saudaranya sendiri yang lebih tua dari dia, Musa memilih Harun antara lain karena Harun itu seorang yang saleh, ucapannya fasih, intonasi bicaranya seperti orang Mesir, karena ia banyak bergaul dengan orang-orang Mesir, tempat untuk melaksanakan dakwahnya bersama Musa a.s., Perbuatan Musa ini adalah satu hal yang baik dicontoh dan diteladani, karena seorang pemimpin atau penguasa hendaknya mempunyai pembantu untuk melaksanakan tanggung jawabnya, tetapi tentunya pembantu yang baik yang dapat diandalkan i`tikad baiknya di dalam melaksanakan tugasnya sebagai pembantu. Nabi Muhammad saw sendiri mempunyai pembantu sebagaimana sabdanya:

Sesungguhnya saya mempunyai dua pembantu di langit dan dua pembantu di bumi, Adapun dua pembantu saya di langit ialah Jibril dan Mikail, dan dua pembantu saya di bumi Abu Bakar dan Umar. (Riwayat al-hakim dari Abi Sa'id)

^